Berita Humas: Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin membuka kegiatan rapat koordinasi reformasi birokrasi kementerian agama tahun 2019 yang diikuti oleh seluruh pimpinan perguruan tinggi keagamaan negeri Se-Indonesia yang berlangsung di  Novotel Hotel & Resorts Bogor, Senin (29/07)

Menag Lukman Hakim dalam sambutanya menyampakian pentingya merawat cinta dalam membangun kebersamaan dan capaian hasil kinerja yang baik, tanpa cinta maka kerja kan menjadi hampa, karena cinta maka hasil kerja menjadi nyata dan terukur, untuk itu bangunlah spirit kerja berdasarkan cinta.

Lebih lanjut Menag LHS menegaskan bahwa melalui rakor reformasi birokrasi ini kembali mengingatkan agar tiga mantra yang menjadi point penting pada rakor tahun sebelumnya juga tetap dikedepankan, sedangkan tahun ini lebih ditingkatkan menjadi kekuatan dalam bentuk sinergitas, semua satuan kerja dibawah kementerian agama yang diumpamakan sebagai kapal induk harus mampu menafsirkan makna sinergitas dalam pendekatan cinta.

Rektor UIN Mataram Prof. Mutawali yang juga hadir bersama seluruh rektor PTKN dan juga seluruh kepala kantor wilayah kementerian agama seluruh Indonesia mengungkapkan hal yang senada dengan Menag LHS bahwa untuk membangun citarasa kerja yang baik adalah harus diawali dengan cinta, setidaknya mencintai pekerjaan itu merupakan awal dari kesuksesan.

Prof Mutawali sejak terpilih pertama kali menjadi rektor IAIN Mataram pada tahun 2015 lalu, beliau lansung menulis buku merah yang diberi judul “Menolak Cinta Dengan Cinta”, buku 150 halaman tersebut dicetak 1000 exemplar yang mendapat respon positif yang kerap kali menjadi cindramata bagi para tamu dan juga dibagikan ke seluruh mitra kerja.

Peserta rakor sebanyak 211 peserta terdiri dari semua pejabat eselon 1 dan 2 kementerian agama RI, Pimpinan PTKN dan Kanwil Seluruh Indonesia akan berlansgung selama tiga hari ke depan dengan agenda utama mendalami Instruksi Menteri Agama RI No. 2 Tahun 2019 tentang pelaksanaan rencana aksi reformasi birokrasi, dan KMA No. 504 tahun 2018 tentang pedoman agen perubahan dan juga KMA No. 536 tahun 2018 tentang pedoman pelaksanan reformasi birokrasi. Wallahu ‘Alam  (Adita@humasuin)

%d blogger menyukai ini: