Berita Humas:  Rektor UIN Mataram Prof Dr.  H. Mutawali,  M. Ag.  bersama Wakil Rektor Satu Prof. Dr. H. Masnun merupakan dosen tetap Fakultas Syariah. Disela kesibukannya, beliau berdua menyempatkan diri untuk menguji skripsi mahasiswa Fakultas Syariah Kamis,  (04/06).

Rasa takut, tegang dan grogi dirasakan oleh Hairunnisak, mahasiswi  ujian skripsi. Karena dosen yang mengujinya bukan dosen sembarang. Beliau Rektor dan Wakil Rektor I UIN Mataram, Ya Allah Duo Guru Besar dengan Prestasi akademik pantantis akan menguji. “Khawatir Gak Bisa Jawabnya,” curhatnya. 

Mengawali sesi pertama sebagai penguji, Mantan Dekan Syariah tersebut banyak memberikan pertanyaan kritis tentang apa yang ditulis mahasiswa. Tampak mahasiswa tersebut sampai keringat dingin, walau berada di ruang ber-AC.

Guru Besar Filsafat Islam tersebut juga banyak menggali ketepatan metode penelitian yang digunakan dengan mengkonfirmasi temuan penelitian.

Tak kalah menegangkan saat Prof Masnun mengeksplorasi lebih mendalam tentang hasil penelitian. Kelihatan dari wajahnya, mahasiswa tersebut merasa perlu data tambahan, skripsinya masih banyak kekurangan, tak henti mencatat masukan-masukan yang diberikan.

Saya sangat mengapresiasi masukan dari kedua penguji, masukan-masukannya sangat konstruktif dan sangat baik bagi saya agar dapat menuntaskan kembali informasi yang sangat dibutuhkan untuk menjadikan tulisanku menjadi lebih baik lagi, “Terang Khairunnisak.

Pasca ujian, Hairunnisak merasa lega. Dia berharap kelak dapat menjadi Guru Besar seperti pengujinya. Momen ini tidak akan pernah kulupakan. Semoga Allah mengabulkan, harapnya.

%d blogger menyukai ini: