HUMAS UIN Mataram. Universitas Islam Negeri Mataram diundang untuk mengikuti Diklat Kehumasan di Balai Diklat Keagamaan Denpasar yang akan  berlangsung selama 6 (enam) hari dari tanggal 17 sampai dengan 22 Juni 2019 bertempat di Kampus II Balai Diklat Keagamaan Denpasar yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, ketrampilan dan sikap pegawai untuk dapat melaksanakan tugasnya dengan profesional, menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa, memantapkan orientasi, sikap dan semangat pengabdian serta untuk menciptakan pegawai yang berkualitas.

Diklat Kehumasan yang digelar Balai Diklat Keagamaan Denpasar ini akan Keceriaan peserta Diklat dapat dilihat dari sapaan yang penuh persahabatan dan persaudaraan keluarga Humas, termasuk tingkat kedisiplinan yang sangat tinggi dari peserta dalam mengikuti seluruh pembelajaran dari para Nara Sumber serta ketaatan peserta dalam mentaati seluruh peraturan yang ditetapkan Panitia Penyelenggara.

“Kami sangat beruntung dan bangga dapat menjadi salah satu peserta pada Diklat Kehumasan ini” ucap salah satu peserta utusan dari Nusa Tenggara Timur, “Apalagi Diklat seperti ini sangat jarang, terbukti 10 tahun terahir ini tidak pernah dilaksanakan, kami (30 peserta Diklat, Red.) adalah orang-orang yang sangat beruntung” tambahnya.

Keberadaan Humas dalam sebuah Lembaga atau Instansi menjadi sangat penting dalam membangun citra Lembaga/Instansi itu sendiri, sesuai dengan visi yang diusung yaitu terciptanya pengelolaan kehumasan (Kelembagaan, Ketatalaksanaan dan SDM, Red.) secara proporsional, profesional, efektif dan efisien dalam mendukung penerapan prinsip-prinsip tata Pemerintahan yang baik, disampaikan salah satu Nara Sumber Ni Luh Sukmawati dalam pemaparan materinya.

Beda lagi dengan Hj. Ispawati Asri sebagai Nara Sumber yang memaparkan materinya dengan judul Public Relations yang mengajak seluruh peserta termasuk pelaksana kehumasan untuk terus tersenyum dalam melaksanakan tugasnya, “Selain terus tersenyum, juga orang-orang kehumasan tersebut harus luwes, pandai menggunakan dan menempatkan bahasa dalam berkomunikasi, berpenampilan yang rapi dan sopan”, tutur dalam penyampaian materinya.

Demikian juga para Nara Sumber lainnya begitu jeli melihat kondisi peserta yang sudah mulai lesu dan mengantuk, diwaktu seperti ini para Nara Sumber mengajak para peserta untuk melakukan gerakan-gerakan anggota tubuh agar rasa jenuh dan ngantuk hilang sehingga pembelajaran dapat berjalan kembali dengan baik.

Baik dari Kepala Balai Diklat dan Ketua Panitia Penyelenggara sama-sama berharap kepada seluruh peserta Diklat Kehumasan ini agar diikuti secara sungguh-sungguh dari dibukanya kegiatan Diklat ini sampai berahirnya pelaksanaannya, “Mudah-mudahan apa yang didapat di kegiatan Diklat ini ada manfaatnya di tempat tugas masing-masing, terutama bagi diri kita”, harap Kepala Balai Diklat Denpasar pada saat membuka secara resmi dimulainya kegiatan Diklat ini 6 hari yang lalu (Senin, 17-6-2019). (Rijalhumas@uinMataram)

%d blogger menyukai ini: